sewa ambulance

Uncategorized

Waspadai Demam Berdarah, Kenali Gejalanya

Demam berdarah merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus yang ditularkan dari manusia ke manusia melalui gigitan nyamuk. Secara umum, gejala mulai empat hingga enam hari setelah infeksi dan berlangsung hingga 10 hari.

Terkadang gejala awalnya ringan dan bisa disalahartikan sebagai flu atau infeksi virus lainnya. Anak-anak yang lebih muda dan orang yang belum pernah terinfeksi sebelumnya cenderung memiliki kasus yang lebih ringan daripada orang yang lebih tua dan orang dewasa.

Menurut dokter umum Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. Imelda Wijaya, MARS, mengatakan untuk DBD keluhan yang sering muncul di awal adalah demam selama dua hingga tujuh hari. Kemudian timbul nyeri di bagian tubuh seperti kepala dan mual hingga muntah.

“Dengue disebabkan oleh Serotipe Virus Dengue 1,2,3, dan 4, orang dapat tertular lebih dari sekali seumur hidup oleh serotipe yang berbeda dan biasanya infeksi ulang dapat menimbulkan gejala yang parah. Penyakit ini ditularkan dari manusia ke manusia melalui perantara nyamuk jenis Aedes aegypti, ”ujarnya.

Ia menjelaskan, "Misalnya nyamuk menggigit orang yang sudah terjangkit demam berdarah, lalu menggigit orang lain, maka orang itu bisa terkena infeksi yang sama."

Masa inkubasinya sendiri bisa memakan waktu kurang lebih satu minggu. Jika seseorang sudah tertular, saat ini belum ada terapi khusus untuk demam berdarah.

Gejala Demam Berdarah Dengue

Ia menambahkan, gejala klinis lain yang bisa terjadi antara lain sakit kepala parah, nyeri di belakang bola mata, nyeri sendi dan otot, ruam pada kulit, perdarahan ringan hanya dari bercak di kulit, mimisan, gusi berdarah, BAK. berdarah, syok.

“Yang perlu diperhatikan untuk demam, obat demam yang aman dan dapat diterima yang bisa diberikan adalah parasetamol sebagai pertolongan pertama, jadi jangan jenis lain seperti aspirin atau ibuprofen karena bisa memicu pendarahan,” ujarnya. menjelaskan.

Kemudian pasien diimbau untuk banyak minum. Karena dapat membantu menurunkan demam, sekaligus mencegah kekurangan cairan, karena pada demam berdarah dapat terjadi dehidrasi hingga syok.

"Cairan bisa keluar dari pembuluh darah, pada fase kritis saat demam mulai hilang," ujarnya.

Satu dari empat pasien mengalami keluhan ringan-sedang, tidak spesifik, hanya demam akut, sedangkan gejala berat dapat terjadi pada satu dari 20 pasien yang terinfeksi, syok bahkan kematian yang disebabkan oleh kebocoran yang terjadi pada pembuluh darah.

Dari pemeriksaan laboratorium diketahui sel darah putih menurun, hematokrit meningkat, trombosit menurun, Dengue NS I positif, Anti Dengue Ig M positif.

“Jika pasien dengan keluhan di atas dirujuk ke rumah sakit maka tindakan yang dilakukan adalah memastikan apakah itu disebabkan oleh DBD atau bukan.” Jika pemeriksaan fisik sudah menyebabkan demam berdarah, kemungkinan besar akan dirawat di rumah sakit dan nantinya akan diberikan. obat untuk mengurangi gejala dan cairan untuk meminimalkan kemungkinan dehidrasi dan mencegah syok, ”ujarnya.

Tanda-tanda yang harus diwaspadai pada masa kritis yang terjadi terutama pada 24-48 jam setelah demam turun adalah bila terjadi mual, muntah lebih dari tiga kali sehari, sakit perut yang parah, mukosa berdarah, mimisan, gusi berdarah, hitam BAB, BAK kemerahan, rasa lelah, lemas, gelisah, maka pasien harus segera ke RS untuk kontrol.

“DBD bisa menyerang semua usia, misalnya kasus terjadi pada bayi dan balita,” ujarnya.

Gejala Demam Berdarah pada Bayi

Gejala yang harus diwaspadai pada bayi jika terjadi demam atau suhu tubuh turun kurang dari 36 ° C, disertai rewel, tidak tidur, lemas, ruam, gusi berdarah, mimisan, memar tanpa sebab yang jelas, muntah berulang, tanda dehidrasi seperti mata dan mahkota hidung cekung, elastisitas kulit berkurang, BAK sedikit sekali dan dua kali sehari menangis tanpa / sedikit air mata, lidah, bibir kering.

Cara Mencegah Demam Berdarah Dengue di Rumah

  1. Kuras bak mandi seminggu sekali
  2. Bersihkan juga wadah penampung air lainnya
  3. Pasang kelambu dan kain kasa
  4. Jangan menumpuk atau menggantung pakaian terlalu lama
  5. Gunakan losion atau krim anti nyamuk
  6. Pengasapan

Narasumber:

dr. Imelda Wijaya, MARS

Dokter Umum Rumah Sakit Awal Bros, Batam

Sumber gambar: Freepic

Postingan Waspada Demam Berdarah, Mengenali Gejala Muncul Pertama Kali di RS Awal Bros.

Tingkatkan Kekebalan dengan Berpikir Positif di Tempat Kerja Dari Rumah

Tidak sedikit perusahaan dan instansi pemerintah yang masih melaksanakan atau menegakkan kembali kebijakan Bekerja dari rumah (WFH) atau bekerja dari rumah bagi setiap karyawan atau karyawan karena Covid-19 masih mewabah. Sehingga sebagian besar dari mereka merasa kesulitan untuk mengatasi rasa bosan bahkan menimbulkan stres setelah menghabiskan beberapa hari bekerja di rumah dengan berbagi waktu bersama keluarga dan melakukan aktivitas produktif lainnya.

Demikian dikatakan Psikolog RS Awal Bros Batam, Maryana, M.Psi, Psi. Menurutnya, banyak faktor yang menyebabkan orang berada dalam situasi stres, selain bekerja dari rumah. Jika seseorang fokus bekerja di rumah, mereka harus bisa membagi waktunya. Hal ini, lanjutnya, bisa membuat Anda terlena karena kelebihan waktu dan memanfaatkannya untuk bersantai sepanjang hari.

“Di rumah tentu waktunya lebih fleksibel, apalagi kalau sudah berkeluarga dan punya anak, harus ada kesepakatan di rumah untuk mengatur jadwal kerja dan mengisi waktu dengan hal-hal produktif lainnya,” ujarnya. Sebaiknya usahakan untuk rutin mengatur jadwal setiap hari agar tidak terjadi kejenuhan yang bisa menimbulkan stres. Kemudian, ia menyarankan agar memiliki tempat tersendiri.

Harus ada komitmen atas kesepakatan waktu, maka dalam kehidupan sehari-hari di tempat yang sama mulai bekerja dan menyelesaikannya, agar tidak mengganggu konsentrasi dan menyebabkan seseorang menjadi tidak produktif.

Saturasi Menyebabkan Stres

Maryana mengatakan, kebosanan memang bisa menjadi salah satu penyebab stres. Untuk mengatasinya harus bisa mengatur pikiran dan emosi. “Jadi cara berpikir kita lebih berperan, dalam hal bagaimana memikirkan hal-hal positif yang harus dilakukan selama pandemi Covid-19,” jelasnya.

Bahkan jika Anda terus bekerja dan bertemu orang-orang, Anda kemungkinan besar berisiko terpapar atau terinfeksi Covid-19, jadi Anda harus menetapkan cara berpikir yang lebih positif. “Saat kondisi sangat jenuh, itu seperti meditasi yang membuat diri Anda lebih tenang. Coba tambahkan pikiran positif dan ide kreatif yang produktif, ”kata Maryana.

Dengan meyakinkan diri sendiri bahwa pandemi ini akan berlalu, itu adalah bagian dari cara berpikir yang positif. Karena suatu saat akan normal kembali, jelasnya. Pasalnya, jika pikiran menjadi stres bisa mengakibatkan penurunan daya tahan tubuh yang bisa membuat tekanan darah menjadi tinggi, sehingga efeknya tidak langsung.

“Jadi disarankan bisa mengatur waktu dalam bekerja di rumah dengan bijak,” imbuhnya. Maryana juga menambahkan bahwa berjemur di pagi hari selain meningkatkan kesehatan tulang juga mampu membuat mood menjadi lebih baik, hal ini tentunya akan memberikan pengaruh yang positif bagi kinerja kita selama melakukan pekerjaan di rumah.

Meski sedang berada di tengah-tengah kenyamanan rumah, lama kelamaan akan membuat Anda merasa bosan juga. Sehingga menurutnya hal tersebut wajar karena interaksi sosial yang terjadi saat bekerja di rumah lebih sedikit dibandingkan saat bekerja di kantor. “Selain itu, pemberitahuan wabah yang terlihat di media sosial bisa mengganggu. Ini bisa berdampak pada kesehatan mental ”.

Demi menjaga daya tahan tubuh dan kesehatan, ia menyarankan untuk mengonsumsi makanan sehat dengan kandungan gizi yang seimbang, yaitu protein, karbohidrat, lemak baik, serat, mineral, dan vitamin.

Narasumber: Maryana, M.Psi, Psi

Psikolog RS Awal Bros Batam

Postingan Meningkatkan Kekebalan dengan Berpikir Positif di Tempat Kerja dari Rumah muncul pertama kali di RS Awal Bros.

Terapi Akupunktur Untuk Penyakit Stroke

Stroke merupakan salah satu penyebab tingginya angka kecacatan dan kematian di seluruh dunia. Akibat pertambahan penduduk usia lanjut, perubahan gaya hidup dan stres akibat pekerjaan menyebabkan angka kesakitan stroke meningkat dan usia yang terkena stroke semakin muda. Stroke merupakan gangguan fungsi saraf yang disebabkan oleh gangguan pembuluh darah di otak yang terjadi secara tiba-tiba dan dapat menyebabkan kecacatan atau kematian. Hal ini bisa terjadi karena suplai darah ke otak berkurang atau terhambat akibat hal tertentu, yang menyebabkan tiba-tiba kadar oksigen di sel otak berkurang.

Penanganan penderita stroke harus dilakukan sedini mungkin, karena masa keemasan atau & # 39; Periode emas & # 39; stroke hanya 3-6 jam. Ini berperan besar dalam menentukan hasil pengobatan dan komplikasi yang muncul. Selain penggunaan obat, diperlukan berbagai terapi agar pengobatan stroke memberikan hasil yang optimal, salah satunya dengan menggunakan akupunktur.

Terapi Akupunktur Untuk Stroke

Pada stroke, terapi akupunktur dapat dilakukan dengan berbagai metode dan modalitas seperti akupunktur tubuh, akupunktur kulit kepala, akupunktur dengan elektrostimulator, dan lain-lain. Terapi akupunktur ini sebaiknya dilakukan 2 atau 3 kali dalam seminggu minimal 12 kali, tergantung gejalanya. Akupunktur dapat menjadi terapi pilihan pada stroke karena merupakan terapi yang relatif aman dengan sedikit efek samping.

Studi tentang akupunktur pada stroke telah menunjukkan bahwa pasien pulih lebih cepat, bekerja lebih baik dalam perawatan diri dan melakukan aktivitas sehari-hari, memerlukan lebih sedikit perawatan dan terapi rehabilitasi, dan menggunakan lebih sedikit biaya perawatan kesehatan.

Terapi akupunktur telah digunakan untuk merawat pasien stroke selama bertahun-tahun di berbagai negara. Akupunktur direkomendasikan oleh Organisasi Kesehatan Dunia pada tahun 2002 untuk merawat pasien stroke karena meningkatkan kekuatan motorik, kemampuan bicara, kemampuan menelan, memori dan fungsi neurologis lainnya.

Hal ini dapat terjadi karena akupunktur dapat merangsang pembentukan saraf baru dan proliferasi sel di sistem saraf pusat (SSP), pengaturan aliran darah otak di daerah iskemik, anti apoptosis di daerah iskemik, regulasi neurokimia dan meningkatkan potensi jangka panjang. gangguan (LTP) dan memori. setelah stroke dan anti inflamasi.

Faktor Risiko Stroke

Faktor yang dapat meningkatkan risiko stroke antara lain: usia, jenis kelamin, ras, riwayat keluarga, tekanan darah tinggi, stroke sebelumnya, diabetes, kolesterol tinggi, merokok, atrial fibrillation, obesitas. Cara terbaik untuk mencegah stroke adalah dengan mengidentifikasi orang yang berisiko tinggi dan mengendalikan faktor risiko stroke sebanyak mungkin, seperti merokok, hipertensi, mengatur pola makan yang sehat dan menghindari makanan yang mengandung kolesterol jahat (LDL), serta berolahraga secara teratur. .

Gejala awal stroke sering terjadi secara tiba-tiba, tanpa kita sadari dan tidak disadari, seperti wajah mati rasa secara tiba-tiba, sulit berbicara, sulit menggerakkan tangan atau kaki, sakit kepala mendadak, gangguan penglihatan mendadak. Ini dapat bervariasi dari orang ke orang, tetapi gejala yang paling umum adalah mati rasa atau kelemahan mendadak pada wajah, lengan, atau kaki (terutama di satu sisi).

Selain itu, gangguan kesadaran, gangguan menelan, gangguan bicara, masalah buang air kecil atau buang air besar dan masalah memori juga sering muncul, tergantung dari area fokus yang terkena. Hal ini tidak hanya membatasi fungsi motorik, sensorik dan kognitif tetapi juga menyebabkan penurunan kualitas hidup pasien stroke.

Narasumber:

dr. Rinesia Dwiputri, SpAk

Spesialis Akupunktur Rumah Sakit Awal Bros A.Yani

Sumber Gambar: Freepic

Pasca Terapi Akupunktur untuk Stroke muncul pertama kali di RS Awal Bros.

Tetap Sehat Bugar #dirumahaja dengan Fisioterapi

Fisioterapi adalah pelayanan yang diberikan kepada pasien individu dan keluarga yang bertujuan untuk meningkatkan, memelihara dan memulihkan kesehatan pasien. Melayani dari terapi wicara hingga terapi stroke. Metode fisioterapi yang biasa dilakukan adalah program latihan, teknik elektroterapi, dan fisioterapi manual. Program senam merupakan terapi yang termasuk dalam program ini, meliputi teknik memperbaiki postur tubuh, memperkuat otot, senam kardiovaskular dan peregangan.

Pada saat wabah Covid-19 terjadi, pemerintah menyarankan masyarakat untuk tinggal di rumah dan melaksanakan WFH. Hal ini tentunya berdampak pada kurangnya gerak yang akan mengakibatkan nyeri pada persendian sehingga Anda tetap perlu melakukan olahraga di rumah. Untuk menjaga kebugaran, mencegah kelemahan otot, menjaga kekebalan dan mengurangi stres.

Tips Memulai Olahraga

  • Denyut nadi kurang dari 100x / menit, belajar mengukur denyut nadi dengan meraba denyut nadi di pergelangan tangan menggunakan 2 jari kemudian menghitung sampai 1 menit
  • Gula darah kurang dari 250 mg / dL
  • Ketegangan kurang dari 180 / 90mmHg dan lebih dari 80/60 mmHg
  • Cukup tidur di malam hari
  • Makanlah minimal 2 jam sebelum berolahraga
  • Minum obat yang harus diminum

Pilihan olahraga yang baik dan ringan untuk dilakukan di rumah

  • Jalan cepat di halaman, aerobik
  • Sepeda statis, Push Up, Sit Up, Squat dan banyak otot peregangan
  • Hati-hati bagi yang memiliki persendian, jantung, paru-paru, tekanan darah tinggi, diabetes, dislipidemia, dan usia lanjut (beda dosis olahraga dan harus disesuaikan dengan penyakit penyerta tersebut). Atau tetap harus mendapat pelayanan di rumah sakit.

Hal-hal apa saja yang harus diperhatikan saat berolahraga di rumah

  • Pastikan asupan cairan cukup
  • Kenakan pakaian yang menyerap keringat
  • Jaga jarak dari orang lain
  • Hindari bercanda saat berolahraga
  • Menjaga kebersihan pribadi
  • Gunakan masker saat berolahraga di halaman rumah

Tips Olahraga Selama Pandemi Covid-19

  • Minum 1,5-2 liter air / hari dan konsumsi 1000 mg vitamin C / hari
  • Berjemur di bawah sinar matahari pukul 08.00-10.00
  • Tidurlah minimal 7-8 jam
  • Cuci tangan dengan sabun dan air mengalir dan hindari menyentuh mata, hidung dan mulut
  • Kenakan masker saat keluar rumah dan jaga jarak minimal 1 meter dari orang lain

Narasumber

Febry Aryusman, S.Ft

Fisioterapi Rumah Sakit Awal Bros A.Yani

Postingan Tetap Sehat Bugar #dirumahaja dengan Fisioterapi muncul pertama kali di RS Awal Bros.

Bayi tabung sebagai salah satu alternatif layanan teknologi reproduksi berbantuan

Menurut WHO, infertilitas adalah gangguan sistem reproduksi yang menyebabkan kegagalan mencapai kehamilan klinis setelah 12 bulan atau lebih dengan melakukan hubungan seksual secara teratur (2-3 kali seminggu) tanpa menggunakan kontrasepsi.

Ada 2 jenis infertilitas. Infertilitas primer adalah infertilitas pada pasangan yang tidak pernah hamil sama sekali. Sedangkan infertilitas sekunder adalah kegagalan hamil setelah kehamilan sebelumnya. Pasangan infertil merupakan kesatuan interaksi biologis (suami dan istri) yang tidak mengakibatkan kehamilan dan kelahiran bayi hidup.

Infertilitas dapat disebabkan oleh infeksi pada pria atau wanita, tetapi seringkali tidak ada penyebab yang jelas.

Infertilitas sangat umum terjadi di kota-kota besar karena gaya hidup yang penuh stres, kerja keras dan emosional, serta pola makan yang tidak seimbang. Infertilitas bisa terjadi dari sisi pria atau wanita atau pasangan. Disebut infertilitas pasangan bila ada penolakan sperma suami oleh istri sehingga sperma tidak bisa bertemu dengan sel telur. Hal ini biasanya disebabkan oleh ketidakcocokan antigen / antibodi dari pasangan tersebut.

Berdasarkan data evaluasi Demographic and Health Surveys (DHS) yang dilakukan oleh WHO pada tahun 2004, diperkirakan lebih dari 186 juta wanita usia subur (WUS) di negara berkembang yang pernah menikah mengalami infertilitas. Angka ini setara dengan satu dari empat pasangan usia subur (PUS) berusia 15-49 tahun. Selain itu, WHO memperkirakan sekitar 50-80 juta pasangan atau satu dari tujuh pasangan mengalami masalah kesuburan. Setiap tahun akan ada 2 juta pasangan dengan masalah yang sama.

Di Indonesia, dari 67 juta PUS, sebanyak 5-10% atau 8 juta mengalami masalah infertilitas atau kesuburan yang membuat mereka sulit memiliki anak. Hal tersebut berdasarkan data dari Profil Kesehatan Indonesia 2012. Menurut Badan Pusat Statistik (BPS), prevalensi infertilitas di Indonesia meningkat setiap tahun. Pada tahun 2013 angka prevalensinya adalah 15-25% dari seluruh pasangan (Riskesdas, 2013). Berdasarkan data Perhimpunan Bayi Tabung Indonesia (Perfitri) tahun 2017, terdapat 1.712 pria dan 2.055 wanita yang mengalami kemandulan. Angka kejadian infertilitas pada wanita umur 30-34 tahun sebesar 15 persen, pada umur 35-39 tahun sebesar 30 persen dan pada umur 40-44 tahun sebesar 55 persen. Infertilitas bukan hanya kelainan pada wanita. Hasil penelitian membuktikan bahwa suami berkontribusi 25-40% terhadap kejadian infertilitas, istri 40-55%, keduanya 10%, dan idiopatik 10%. Hal ini dapat menghapus anggapan bahwa kemandulan terjadi semata-mata karena kesalahan wanita / istri.

Berbagai gangguan yang memicu kemandulan antara lain:

Pada wanita:

  1. Hormonal

Gangguan pada kelenjar pituitari, tiroid, adrenal atau kelainan pada ovarium yang menyebabkan:

  1. Kegagalan ovulasi.
  2. Kegagalan endometrium uterus untuk berproliferasi dan keluar.
  3. Sekresi vagina dan serviks yang tidak baik untuk sperma.
  4. Kegagalan untuk menggerakkan tuba falopi (tuba falopi) yang menghalangi sel sperma mencapai sel telur.
  5. Halangan

Saluran tuba yang tersumbat bertanggung jawab atas sekitar sepertiga penyebab infertilitas. Penyumbatan ini bisa disebabkan oleh:

  1. Kelainan bawaan.
  2. Penyakit radang panggul menyeluruh, misalnya apendisitis dan peritonitis.
  3. Infeksi saluran kelamin, misalnya klamidia.
  4. Faktor Lokal

Keadaan seperti:

  1. Fibroid uterus, yang menghambat implantasi sel telur.
  2. Erosi serviks yang mempengaruhi pH sekresi sehingga merusak sperma.
  3. Kelainan bawaan pada vagina, leher rahim atau rahim yang menghalangi pertemuan sperma.

Pada pria:

  1. Gangguan spermatogenesis

Analisis cairan mani dapat mengungkapkan:

  1. Oligospermia, jumlah sperma kurang dari 20 juta per mililiter cairan mani.
  2. Jumlah sperma abnormal teratozoospermia lebih dari 40% berupa kerusakan pada kepala atau ekor tertentu.
  3. Hipovolemia, ejakulasi cairan mani kurang dari 2 ml.
  4. Kandungan kimiawi cairan mani kurang memuaskan, misalnya kadar glukosa, kolesterol, atau enzim hyaluronidase abnormal dan pH terlalu tinggi atau terlalu rendah.
  5. Halangan
  6. Obstruksi kongenital (oklusi) duktus atau tubulus.
  7. Obstruksi duktus atau tubulus yang disebabkan oleh penyakit inflamasi akut atau kronik (inflamasi) yang mengenai membran basal atau dinding otot tubulus seminiferus, misalnya orkitis, infeksi prostat, infeksi gonokokus.
  8. Ketidakmampuan untuk Ejakulasi atau Senggama
  9. Faktor fisik misalnya hipospadia, epispidia, priapisme atau penyakit Peyronie.
  10. Faktor psikologis yang menyebabkan ketidakmampuan untuk mengembangkan ereksi.
  11. Alkoholisme kronis.
  12. Faktor Sederhana

Terkadang faktor sederhana seperti mengenakan jeans ketat, mandi dengan air yang terlalu panas, atau mengubah lingkungan ke iklim tropis dapat menyebabkan kondisi luar ruangan (panas) yang tidak mendukung produksi sperma yang sehat.

Bayi tabung

IVF adalah salah satu teknik reproduksi terbantu yang paling canggih. Pertama kali dimulai di Inggris pada tahun 1978 dengan kelahiran Louis Brown, bayi IVF pertama di dunia. Sejak saat itu IVF berkembang sangat pesat.

Perkembangan bayi tabung di Indonesia dimulai pada tahun 1988, dengan lahirnya bayi tabung pertama pada tanggal 2 Mei 1988 di RSAB Harapan Kita Jakarta. Sejak saat itu, diikuti dengan berdirinya klinik bayi tabung di seluruh Indonesia. Tiga puluh tahun sejak berdirinya klinik bayi tabung pertama yaitu pada awal tahun 2018, PERFITRI merilis data TRB tahun 2017 yang telah dilaporkan oleh 32 unit TRB yang beroperasi di seluruh Indonesia. Tercatat terdapat 9122 siklus TRB dari total siklus TRB fresh, freeze cycle dan IVM (In Vitro Maturation). Jenis TRB yang paling banyak digunakan pada tahun 2017 adalah IVF dengan ICSI (injeksi sperma intra sitoplasma) dengan jumlah siklus sebanyak 6159 siklus. Jumlah siklus kehamilan sebanyak 2467 siklus.

Tiga (3) unit TRB yang memiliki jumlah siklus terbanyak pada tahun 2017 adalah Morula IVF Jakarta (3214 siklus), RSIA Ferina Surabaya (1.094 siklus) dan Pusat Kesuburan Halim, Medan (669 siklus). Rumah sakit pemerintah yang memiliki siklus terbanyak adalah Klinik Yasmin (RSUPN Dr. Cipto Mangunkusumo) dengan jumlah siklus sebanyak 552 siklus.

Wanita yang paling banyak menggunakan layanan TRB adalah wanita yang berusia di bawah 35 tahun dengan persentase 49,36% dari total siklus TRB yang dilaporkan. Tiga persentase indikasi diagnosis tertinggi pada pasien pengguna jasa TRB pada tahun 2017 adalah faktor laki-laki sebanyak 2.268 pasien, gabungan faktor laki-laki dan perempuan sebanyak 1.483 pasien dan faktor tuba sebanyak 1.183 pasien. Dilaporkan bahwa terdapat dua efek negatif yang dialami pasien pengguna jasa TRB yaitu OHSS (ovarian hyper stimulation syndrome) sebanyak 115 orang dan mengalami infeksi / perdarahan 26 orang.

Semakin muda seseorang melakukan IVF, semakin besar peluang suksesnya. Rata-rata tingkat keberhasilan bayi tabung di Indonesia mencapai 30,17%. Mereka yang berusia di bawah 35 tahun memiliki tingkat keberhasilan terbesar hingga 36,9%. Dibandingkan dengan mereka yang berusia di atas 42 tahun, mereka hanya memiliki peluang 6,4% untuk berhasil.

Pelayanan TRB di Riau

Provinsi Riau yang dikenal sebagai salah satu penghasil migas terbesar di Indonesia berbatasan langsung dengan provinsi Sumatera Utara, Sumatera dan Jambi, serta memiliki letak geografis yang paling dekat dengan negara tetangga yaitu Malaysia dan Singapura. Hal inilah yang menyebabkan banyak rumah sakit di negara tetangga yang menggalakkan wisata kesehatan di provinsi ini, salah satunya adalah pelayanan TRB seperti bayi tabung atau inseminasi. Di provinsi ini cukup banyak masyarakat yang melaksanakan TRB di dalam negeri, walaupun belum ada data yang pasti, hal ini menunjukkan seberapa besar kebutuhan pelayanan TRB di provinsi ini.

Jumlah penduduk Provinsi Riau pada tahun 2019 sebanyak 6.815.000 jiwa, namun pelayanan TRB hingga sekitar tahun 2017 masih berupa pelayanan inseminasi intra uterus yang dilakukan RS Awal Bros Sudirman. Sedangkan Provinsi Sumatera Utara sudah lama memiliki klinik bayi tabung dengan siklus terbesar ke-3 di Indonesia. Kemudian berdiri 1 klinik bayi tabung di salah satu rumah sakit swasta di Pekanbaru yang mulai melayani pasien di Provinsi Riau. Cukup banyak pasien yang mendapatkan pelayanan di rumah sakit tersebut, namun tidak semuanya dapat dilayani hanya dengan 1 klinik bayi tabung ini.

Jumlah penduduk Riau yang tumbuh cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir, maka tahun ini juga akan dibuka klinik bayi tabung dengan fasilitas yang lebih canggih dan representatif yang memenuhi standar internasional kelas III di RS Awal Bros Sudirman. Klinik IVF Menembak bangsaDengan demikian, nama yang diberikan klinik tersebut akan membuka layanan IVM konvensional serta ICSI (penyuntikan sel sperma ke dalam sel telur) dan kedepannya juga akan dikembangkan untuk melayani IVM – pematangan in vitro (pemasakan sel telur di luar tubuh).

Klinik Menembak bangsa dilayani oleh dokter spesialis yang cukup terkenal di bidang infertilitas di kota Bertuah ini. Ada banyak pasangan infertilitas yang telah diobati dengan inseminasi intra uterus atau secara alami, dan telah memberikan hasil yang sangat menggembirakan, meskipun banyak dari pasangan ini yang seharusnya menjalani IVF.

Dengan bertambahnya Klinik Bayi Tabung di Kota Bertuah, diharapkan semakin banyak pasangan infertilitas yang memiliki dana cukup namun karena kesibukannya tidak mempunyai cukup waktu untuk menjalani bayi tabung di kota lain atau di luar negeri. Keuntungan melakukan bayi tabung di rumah sendiri akan mengurangi beban psikologis pada pasangan yang tidak subur tersebut. Karena tidak perlu terbang ke kota atau negara lain, tidak perlu meninggalkan pekerjaan selama berminggu-minggu dan juga akan lebih murah dari segi biaya.

Selain itu, Klinik Tunas Bangsa juga memberikan pelayanan lainnya seperti inseminasi intra rahim, konseling dan terapi hormonal untuk kasus gangguan menstruasi, pelayanan bedah laparoskopi dan histeroskopi invasif minimal, serta konseling dan terapi untuk kasus infertilitas pria berupa terapi obat dengan terapi bedah dan tidak menutup kemungkinan bahwa Klinik Tunas Bangsa dapat menjadi tempat untuk mengembangkan penelitian komprehensif di bidang infertilitas di Pekanbaru dan Riau pada umumnya. Intinya, Klinik Tunas Bangsa akan memberikan layanan kesehatan reproduksi yang komprehensif bagi masyarakat Riau.

Narasumber: dr. Imelda Elvira B, Hotagaol, Msi Med, SpOG (K)

Rumah Sakit Awal Bros Pekanbaru

Pasca IVF sebagai alternatif layanan teknologi reproduksi berbantuan muncul pertama kali di Awal Bros.

Kulit sehat dengan perawatan yang tepat

Kulit merupakan organ terluar pada manusia, oleh karena itu penting bagi kita untuk merawat kulit agar tetap sehat. Menurut dokter kecantikan di klinik kecantikan Rumah Sakit Awal Bros Batam, dr. Gita Puspita, bahwa kulit sangat penting bagi tubuh kita karena letaknya di luar dan tugasnya lebih berat karena memiliki banyak fungsi.

Fungsi kulit untuk menjaga kestabilan suhu tubuh, melindungi organ dalam, sebagai indera perasa dan sebagai tempat penyimpanan penyimpanan lemak di bawah kulit, juga dapat membantu mensintesis pembentukan vitamin D, dan terakhir pada kulit. bisa menjadi sarana menghilangkan racun melalui keringat yang dikeluarkan. mendukung penampilan.

“Manusia kebanyakan terlahir dengan kondisi kulit yang sehat, namun seiring bertambahnya usia kulit akan semakin berkurang keindahan atau penampilannya” ujar dr. Gita. Bukan hanya karena faktor usia, tapi juga faktor lingkungan dan gaya hidup yang mempengaruhi penampilan kulit sehingga terlihat jelek. Cara merawat kulit sebenarnya mudah dan bisa dilakukan sendiri. Yakni menghindari paparan sinar matahari yang berlebihan, polusi udara, merokok, suhu ekstrim yang terlalu panas atau dingin, tidur yang cukup dan mengurangi tingkat stres serta mengonsumsi makanan yang bergizi sehat.

Salah satu cara yang sedang trend saat ini adalah berjemur pagi sebelum jam sepuluh pagi, karena dapat meningkatkan daya tahan tubuh dan membantu pembentukan vitamin D. Namun sebaiknya hanya cukup selama 10-15 menit saja karena sinar UV A dan B. dapat menyebabkan bintik-bintik karena proses di lapisan kulit.

Selain itu, dr Gita juga menjelaskan bahwa banyak sekali produk perawatan untuk perawatan kulit, namun yang perlu diperhatikan adalah harus sesuai dengan jenis kulit atau sesuai kebutuhan. Pertama, Anda harus membaca tanggal kedaluwarsa dan memperhatikan komposisinya. Akibat perawatan kulit yang salah atau penggunaan produk perawatan kulit yang tidak tepat dapat menyebabkan kulit kering.

Perbedaan kulit kering dan dehidrasi adalah kulit kering bawaan, seperti kondisi berminyak dan sensitif. Kedua, kulit dehidrasi disebabkan oleh penggunaan produk perawatan kulit yang salah, cara mencuci kulit yang salah, akibat jerawat, dan iritasi yang mengakibatkan keriput, bukan hanya kulit tua.

"Kulit yang mengalami dehidrasi karena kekurangan air," ujarnya. Hal ini bisa diatasi dengan minum air putih kurang dari 1,5 liter sehari, tapi setelah minum cukup air kulit tidak kunjung membaik, artinya ada faktor lain yaitu pelembab kulit yang berkurang atau terganggu "Nah, kondisi kulit seperti ini perlu perawatan ahli. Jadi, jika ingin mengetahui jenis kulit yang teriritasi akibat jerawat dan keriput, ahli akan menganalisa kulitnya," tutup dr. Gita Puspita.

Narasumber: dr. Gita Puspita

Dokter Klinik Kecantikan Rumah Sakit Awal Bros, Batam

Postingan Kulit sehat dengan perawatan yang tepat muncul pertama kali di RS Awal Bros.

Manfaat Senam Hamil, Dapat Mengurangi Nyeri Persalinan

Senam hamil merupakan pilihan olahraga yang bisa dilakukan selama kehamilan. Namun ternyata, ini bukan sekedar tren, senam hamil dapat memberi manfaat nyata bagi ibu selama kehamilan dan setelah melahirkan. Bagi ibu hamil kalau terlalu malas beraktivitas kurang baik, begitu juga kalau terlalu capek. Menurut Dokter Spesialis Kebidanan dan Kandungan RS Awal Bros Batam, dr. Hendry Liem, SpOG menyebutkan sejumlah manfaat senam hamil. Diantaranya adalah mengurangi nyeri saat melahirkan, memperlancar peredaran darah, mengurangi keluhan nyeri, menjaga bugar ibu dan memberikan relaksasi. “Mengurangi kejang kaki, bengkak, mengurangi resiko gangguan saluran cerna termasuk sembelit, memperkuat otot perut dan mempercepat penyembuhan setelah hamil” ujar dr. Hendry.

Secara umum senam hamil baik untuk ibu hamil secara fisik dan mental, sehingga lebih siap saat memasuki persalinan. Gerakan tersebut akan membantu otot-otot dasar panggul, agar kuat selama persalinan. Selain itu senam juga bermanfaat untuk melatih sistem pernafasan sehingga akan membantu mengejan saat melahirkan.

“Para ibu yang mengikuti senam hamil juga akan mendapat dukungan psikologis agar lebih optimis. Mereka akan bersosialisasi dan berbagi pengalaman tentang proses kehamilan,” ujar Dr. Hendry. Satu hal lagi tentang manfaat senam hamil adalah mengurangi penambahan berat badan yang berlebihan. Umumnya kenaikan berat badan normal sangat dalam jarak 7,5 hingga 12,5 kilogram menurut indeks massa tubuh.

Waktu terbaik untuk melakukan senam hamil adalah pada usia kehamilan 6 bulan, karena pada usia tersebut banyak keluhan nyeri punggung oleh ibu hamil. Untuk meminimalisir hal tersebut tanpa obat adalah dengan melakukan senam hamil. “Bisa dilakukan 1 hingga 3 kali seminggu selama kurang lebih 1-2 jam,” jelas dokter kandungan ini. Senam hamil sebaiknya dibimbing oleh bidan yang sudah mendapat pembinaan khusus, karena senam hamil bukan hanya gerak tapi ada aturan pernafasan yang harus dipandu oleh instruktur berpengalaman, ”sarannya.

Hal-hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan senam hamil

  • Pemanasan sebelum dan pendinginan setelah senam hamil
  • Kencangkan otot perut saat mengangkat lutut untuk menghindari cedera pada sendi punggung dan pinggul
  • Hindari gerakan memutar yang tiba-tiba
  • Kenali kemampuan Anda dan jangan memaksakan diri saat berolahraga
  • Jaga suhu ruangan agar tidak terlalu panas
  • Gunakan pakaian yang tidak longgar dan tidak tebal

Narasumber:

dr. Hendry Liem, SpOG

Spesialis Kebidanan dan Ginekologi

Rumah Sakit Awal Bros di Batam

Postingan Manfaat Senam Hamil, Dapat Mengurangi Nyeri Persalinan muncul pertama kali di RS Awal Bros.

Kenali Gejala Virus Corona dari hari ke hari

Hingga saat ini masih banyak masyarakat yang hanya melakukan pemeriksaan deteksi dini ketika mengalami gejala suatu penyakit seperti demam tinggi, batuk, pilek dan lain-lain.

Kenali sejak hari pertama masuknya virus ke dalam tubuh, sehingga penyakit serius bisa dicegah. Gejala demam tinggi baru muncul pada hari ke-8, bila virus sudah berhasil berkembang, merusak dan menyebar luas di tubuh. Tingkatkan daya tahan tubuh sebelum virus dapat menghancurkan kita.

Perhatikan keadaan diri kita sejak kemungkinan terpapar, yaitu sebagai berikut:

Hari 1-3:
• Seperti flu ringan.
• Makan dan minum masih normal.
• Tenggorokan sakit hanya sedikit.

Hari 4:
• Sakit kepala ringan.
• Badan agak panas, sekitar 36,5 ° C.
• Sakit tenggorokan ringan.
• Suara mulai serak.
• Nafsu makan mulai terganggu.
• Indera perasa / pengecap "hilang"
• Indera penciuman juga menghilang.
• Sedikit diare ringan.

Hari 5:
• Sakit tenggorokan.
• Suara serak.
• Badan mulai terasa panas.
• Suhu lingkungan 36,5 – 36,7 ° C.
• Badan terasa lelah, lelah, perih.
• Jari dan sendi sakit.

Hari 6:
• Mulai demam ringan sekitar 37 ° C.
• Batuknya kering atau agak berlendir.
• Sesekali kesulitan bernapas.
• Sakit tenggorokan saat berbicara.
• Nyeri saat makan dan menelan.
• Mual dan kemungkinan muntah.
• Terjadi diare.

Hari 7:
• Demam agak tinggi 37,4 – 37,8 ° C.
• Batuk lebih banyak dan berdahak.
• Nafas pendek dan mantap.
• Sakit kepala dan sakit kepala parah.
• Nyeri di sekujur tubuh.
• Diare meningkat.

Hari 8:
• Demam tinggi 38 ° C atau lebih.
• Kesulitan bernapas, dada terasa berat.
• Sakit kepala, punggung dan persendian.
• Batuk terus menerus.
• Kesulitan berbicara, seperti bisu.

Hari 9:
• Semua gejala tetap tidak berubah.
• Batuk semakin parah.
• Demam tidak menentu dan tidak teratur.
• Sulit bernafas.
• Pencegahan tidak mungkin dilakukan.
• Harus dibantu secara intensif.

Jika sudah waspada pada hari ke 1-3, tingkatkan daya tahan tubuh, konsumsi vitamin C, D, E dan panadol (paracetamol), mungkin penyakit ini bisa dihentikan sebelum bertambah parah dan bisa diperoleh kesembuhan.

Gejala pada hari 1-3 sangat ringan dan sering kali luput dari perhatian.
Mungkin hari ke 4 semakin mencurigakan. Isolasi diri cepat, banyak minum air hangat atau jamu juga oke. Berjemurlah, sering-seringlah mencuci tangan, cuci muka, ganti pakaian. Makan makanan bergizi dan konsumsi vitamin.

Memiliki sikap yang baik dan waspada. Tetap tenang tapi bijak. Hindari paparan yang mungkin sebanyak mungkin. Semoga berhasil dalam "melawan" Covid dan saya harap kami tetap sehat.

Terima kasih sudah membaca.

Referensi: Dr. H. Latif Choibar Caropeboka Sp.PD, KEMD, FINASIM

Postingan Mengenal Gejala Virus Corona Dari Hari ke Hari muncul pertama kali di Rumah Sakit Bethsaida.

Pemeriksaan Kesehatan untuk Dewasa dan Anak-anak

Medical check up atau biasa disingkat MCU merupakan istilah yang sering didengar di telinga. Pada dasarnya MCU adalah pemeriksaan kesehatan yang komprehensif dengan tujuan untuk mendeteksi penyakit atau gangguan kesehatan sejak dini sebelum berkembang di kemudian hari.

Tidak hanya
orang dewasa yang bisa melakukan MCU, tetapi anak-anak di bawah 5 tahun juga
bisa melakukan MCU. Dengan mengetahui kondisi kesehatan diri Anda dan anak Anda
dapat mengantisipasi gangguan kesehatan yang ditemukan. Jika
ada gangguan kesehatan yang berpotensi memicu penyakit serius,
pencegahan bisa dilakukan sejak usia dini.

Lantas, apa saja yang harus dipersiapkan sebelum melakukan MCU? Ada beberapa hal yang harus Anda persiapkan sebelumnya pemeriksaan kesehatan di Rumah Sakit Betsaida

Sebelum pemeriksaan kesehatan:

  • Puasa 10-12 jam: puasa dilakukan secara tertib
    Hasil MCU menjadi lebih akurat, hasil tidak hanya berdasarkan makanan atau
    minuman yang dikonsumsi beberapa jam yang lalu.
  • Jangan minum obat dalam bentuk apapun
    terserah: jauhi obat flu atau obat ringan lainnya dalam bentuk tablet atau
    sirup untuk hasil tes darah yang lebih akurat.
  • Tidak melakukan aktivitas berat: tidak melakukan
    olahraga yang terlalu berat atau melelahkan.
  • Tidur yang cukup, setidaknya 7-8 jam karena
    Cukup tidur berhubungan dengan tekanan darah
  • Jangan mengkonsumsi alkohol
  • Tidak mengalami menstruasi bagi wanita

Hal-hal tersebut tidak hanya dilakukan oleh orang dewasa, tetapi
juga dilakukan oleh anak-anak yang ingin melakukan MCU. Untuk MCU anak-anak di bawah ini
usia 5 tahun, sedikit berbeda dengan MCU dewasa. Di Rumah Sakit Betsaida,
anak-anak biasanya akan melakukannya memeriksa
naik
tertentu, seperti:

Untuk anak-anak usia
0-1 tahun, ujian yang akan dilakukan adalah:

  • Pemeriksaan fisik dokter anak, mata, dan THT
  • Laboratorium untuk pengumpulan hematologi dan
    air seni
  • Keistimewaan, seperti Mantoux, G6PD, panel diabetes,
    dan lain-lain

Untuk anak-anak usia
1-5 tahun, pemeriksaan yang akan dilakukan adalah:

  • Pemeriksaan fisik dokter anak, mata, dan gigi
  • Laboratorium untuk pengumpulan hematologi, urin,
    dan kotoran
  • Secara khusus, seperti Mantoux, panel diabetes, dan
    orang lain
  • Tes psikologi

Pilih paket MCU yang sesuai dengan kebutuhan Anda di Rumah Sakit Bethsaida.

Untuk informasi lebih lanjut, Anda dapat mengunjungi halaman berikut: https://www.bethsaidahospitals.com/medical-check-up/

Pos Pemeriksaan Kesehatan untuk Dewasa dan Anak muncul pertama kali di Rumah Sakit Bethsaida.

Cara Meningkatkan Produksi ASI Secara Kuat

Apakah para ibu sering mencari cara untuk meningkatkan produksi ASI? Ternyata ada cara yang sangat ampuh dan mudah untuk meningkatkan produksi ASI. Secara umum, seorang ibu yang baru melahirkan memiliki kekhawatiran bahwa ASInya tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan anaknya. Padahal, banyaknya atau kurang produksi ASI tergantung dari pola pikir dan kepercayaan diri sang ibu.

Faktor internal:

Menurut konsultan laktasi, dr. Lidya Suryany Holiwono dari RS Bethsaida, cara paling efektif untuk meningkatkan produksi ASI adalah dengan memiliki pola pikir yang positif dan rasa percaya diri yang paling dominan berperan dalam produksi ASI. Seorang ibu yang percaya diri dan optimis bahwa ASInya cukup untuk anaknya, maka produksi ASI ibunya akan mencukupi. Kepercayaan diri ibu dapat didukung oleh orang terdekat seperti bapak, ibu, suami, sahabat, konsultan laktasi yang dapat memberikan dukungan dan nasehat sesuai kondisi tubuh ibu, dan komunitas yang mengalami situasi serupa.

Faktor eksternal:

Faktor lainnya adalah
dapat mempengaruhi peningkatan produksi ASI yaitu dengan melakukan pemijatan
oksitosin. Pijat oksitosin dapat dilakukan oleh bidan terlatih dan
Bisa disimak oleh orang terdekat yang disayangi oleh bunda sehingga bisa
berlatih sendiri di rumah. Selain itu, suplemen peningkat ASI juga bisa
dikonsumsi untuk memberi ibu pola pikir optimis bahwa produksi ASI
pasti akan meningkat karena bantuan suplemen ASI. Namun, berbarengan
Seiring berjalannya waktu, suplemen penambah ASI tidak perlu lagi dikonsumsi oleh ibu.

Sebagai
Sebagai pengganti suplemen ASI, bunda bisa mengonsumsi makanan yang banyak mengandung air.
Karena pada dasarnya 90% kandungan ASI berasal dari air. Minum banyak air
mineral pasti suatu keharusan, tetapi asupan air juga dapat ditambahkan
melalui makanan, seperti sup sayur dan buah semangka.

Tidak perlu lagi khawatir dengan produksi ASI yang tidak mencukupi untuk anak, karena kekhawatiran hanya akan menghambat produksi ASI. RS Bethsaida juga menyediakan wadah bagi ibu baru untuk melahirkan dan menyusui ibu untuk berkonsultasi langsung dengan konselor menyusui di RS Bethsaida agar perjalanan menyusui ibu menjadi lebih baik.

Narasumber: dr. Lidya Suryany Holiwono

Postingan Cara Meningkatkan Produksi ASI Secara Efektif muncul pertama kali di Rumah Sakit Bethsaida.

Scroll to top